Program magang menjadi salah satu fase penting dalam proses pendidikan tinggi karena memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa sebelum terjun ke dunia kerja profesional. Bagi mahasiswa hukum, magang tidak hanya berfungsi sebagai pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga sebagai sarana untuk memahami secara langsung bagaimana teori hukum diterapkan dalam praktik. Pengalaman ini menjadi jembatan penting antara pembelajaran di ruang kelas dengan dinamika kerja di dunia profesional.

Salah satu pengalaman magang tersebut dijalani oleh mahasiswa yang melaksanakan magang sebagai staf legal di PT Migas Mandiri Pratama Kaltim, sebuah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Provinsi Kalimantan Timur yang bergerak di sektor minyak dan gas bumi. Kegiatan magang ini berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak 4 Agustus 2025 hingga 31 Oktober 2025, dan memberikan pengalaman berharga dalam mengenal praktik hukum di lingkungan korporasi migas.

PT Migas Mandiri Pratama Kaltim merupakan perusahaan daerah yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan sektor energi di Kalimantan Timur. Perusahaan ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan komersial, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar terhadap kepatuhan hukum, penerapan regulasi migas, serta pelayanan publik yang transparan dan profesional. Oleh karena itu, aspek hukum menjadi bagian yang sangat penting dalam operasional perusahaan.

Divisi legal PT Migas Mandiri Pratama Kaltim memiliki fungsi yang luas, mulai dari penyusunan dan penelaahan kontrak kerja sama, pengelolaan perizinan, pemantauan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, hingga upaya mitigasi risiko hukum perusahaan. Lingkup kerja yang kompleks ini menjadikan divisi legal sebagai ruang belajar yang sangat relevan bagi mahasiswa hukum yang ingin memahami praktik hukum korporasi secara langsung.

Selama menjalani magang, mahasiswa dilibatkan secara aktif dalam berbagai aktivitas di divisi legal dengan pendampingan langsung dari mentor. Bimbingan tersebut mencakup pemberian tugas, arahan teknis, serta evaluasi berkala atas hasil pekerjaan yang dilakukan. Melalui proses ini, mahasiswa tidak hanya belajar aspek substantif hukum, tetapi juga mengasah keterampilan kerja seperti ketelitian, tanggung jawab, komunikasi profesional, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan kerja.

Mentor dari divisi legal PT Migas Mandiri Pratama Kaltim memberikan penilaian positif terhadap kinerja mahasiswa selama masa magang. Dalam keterangannya, mentor menyampaikan bahwa mahasiswa dinilai mampu beradaptasi dengan baik di lingkungan perusahaan serta responsif dalam menindaklanjuti tugas-tugas yang diberikan. Mentor juga berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama magang dapat diimplementasikan dalam aktivitas akademik maupun profesional di masa mendatang.

Pengalaman magang ini memberikan gambaran nyata bahwa dunia kerja menuntut lebih dari sekadar pemahaman teori. Profesionalisme, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja dalam tim menjadi kompetensi penting yang harus dimiliki oleh calon lulusan hukum. Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan legal perusahaan, mahasiswa memperoleh bekal awal yang kuat untuk menghadapi tantangan dunia kerja setelah lulus.

Kolaborasi antara perguruan tinggi dan instansi seperti BUMD Migas dinilai sangat strategis dalam mencetak lulusan yang siap bersaing secara profesional. Program magang tidak hanya memperkaya wawasan mahasiswa, tetapi juga menjadi sarana penguatan link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri. Diharapkan, pengalaman magang ini dapat menjadi pijakan awal bagi mahasiswa dalam meniti karier di bidang hukum yang berintegritas, profesional, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.