Malang – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuka kesempatan bagi kader mubaligh dan mubalighat Muhammadiyah untuk mengikuti Program KATAMM (Kelas Takhassus Mubaligh Muhammadiyah) Tahun Akademik 2025/2026. Program ini dirancang guna mencetak dai Muhammadiyah yang berkompeten, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta siap mengembangkan dakwah Islam Wasathiyah dan Islam Berkemajuan.
Pendaftaran dibuka mulai 15–25 Agustus 2025, dengan tahapan seleksi meliputi:
Seleksi Administrasi: 26 Agustus 2025
Wawancara: 28 Agustus 2025
Pengumuman hasil seleksi: 30 Agustus 2025
Kurikulum KATAMM disusun secara khusus untuk memenuhi kompetensi mubaligh Muhammadiyah, dengan penguatan pada digitalisasi dakwah, Islam Wasathiyah, Islam Berkemajuan, tahsin, tahfidz, serta kemampuan bahasa Arab.
Program ini dilaksanakan selama delapan semester (empat tahun) dengan sistem perkuliahan blended (daring dan luring sesuai konteks pembelajaran). Jumlah peserta dibatasi sebanyak 30 mahasiswa untuk masing-masing Program Studi, yakni Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Pendidikan Bahasa Arab (PBA).
Biaya kuliah ditetapkan melalui skema Uang Kuliah Tunggal (UKT) sebesar Rp1.500.000 per semester. Dengan demikian, total biaya pendidikan selama masa studi delapan semester adalah Rp12.000.000.
Adapun persyaratan bagi pendaftar meliputi:
Scan asli ijazah dan transkrip nilai SMA/SMK atau sederajat,
Scan asli KTP,
Scan asli Kartu Anggota Muhammadiyah,
Surat keterangan dari Majelis Tabligh PDM/PDA setempat yang menjelaskan bahwa pendaftar merupakan ustadz/ustadzah/mubaligh/mubalighat Muhammadiyah/Aisyiyah.
Melalui program ini, UMM berkomitmen melahirkan generasi mubaligh Muhammadiyah yang tidak hanya kuat secara keilmuan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dakwah kontemporer. Program KATAMM diharapkan mampu memperkuat peran Muhammadiyah dalam menyiapkan kader dai yang mencerahkan, berkemajuan, dan berdaya saing global.