
Malang – Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia profesional. Melalui program unggulan Center of Excellence (CoE) Corporate Law Firm (CLS), FAI UMM secara resmi melepas mahasiswa untuk mengikuti kegiatan magang di PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM) yang berlokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Program magang ini dilaksanakan selama hampir tiga bulan, terhitung sejak 20 Agustus hingga 11 November 2025.
Program magang CoE Corporate Law Firm merupakan bagian dari strategi penguatan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning). Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman teoritis di bangku kuliah, tetapi juga diberi kesempatan untuk terlibat langsung dalam praktik hukum korporasi di lingkungan perusahaan migas.
Selama menjalani magang di PT Mahakam Gerbang Raja Migas, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata terkait dinamika kerja di sektor industri energi. Mahasiswa dilibatkan dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan praktik hukum perusahaan, mulai dari pengenalan struktur dan tata kelola perusahaan, pendampingan dalam penyusunan dokumen hukum, hingga pemahaman terhadap implementasi regulasi migas yang menjadi dasar operasional perusahaan.
Kegiatan magang ini memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung bagaimana hukum bisnis dan hukum korporasi diterapkan dalam praktik. Mahasiswa mempelajari proses penyusunan dan penelaahan kontrak bisnis, memahami risiko hukum yang mungkin timbul dalam kerja sama perusahaan, serta mengkaji kepatuhan perusahaan terhadap regulasi yang berlaku, khususnya di sektor migas yang memiliki karakteristik hukum yang kompleks dan dinamis.
Dalam sambutannya saat pelepasan mahasiswa, pimpinan Fakultas Agama Islam UMM menyampaikan bahwa program CoE Corporate Law Firm merupakan langkah strategis fakultas dalam menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif. Program ini dirancang untuk mengintegrasikan keilmuan hukum Islam dengan praktik hukum modern, termasuk hukum bisnis dan hukum korporasi.
“Program Center of Excellence ini menjadi wujud komitmen FAI UMM dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi praktis yang relevan dengan kebutuhan industri. Kami ingin lulusan FAI UMM memiliki daya saing, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap salah satu pimpinan fakultas.
Lebih lanjut, kegiatan magang ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan non-akademik, seperti kemampuan komunikasi profesional, kerja tim, etika kerja, serta adaptasi dengan budaya kerja di lingkungan industri. Interaksi langsung dengan praktisi hukum dan profesional di PT Mahakam Gerbang Raja Migas memberikan pengalaman berharga yang tidak dapat diperoleh sepenuhnya di ruang kelas.
Kerja sama antara FAI UMM dan PT Mahakam Gerbang Raja Migas dalam program magang ini diharapkan dapat menjadi fondasi bagi kolaborasi yang berkelanjutan antara dunia akademik dan industri. Kolaborasi tersebut tidak hanya bermanfaat bagi mahasiswa, tetapi juga membuka peluang pengembangan riset terapan, penguatan kurikulum berbasis kebutuhan industri, serta peningkatan kualitas lulusan.
Program magang CoE Corporate Law Firm juga sejalan dengan visi FAI UMM dalam mencetak sarjana hukum Islam yang adaptif terhadap perkembangan zaman, memiliki wawasan lintas disiplin, serta mampu berkontribusi secara profesional di berbagai sektor strategis. Melalui pengalaman magang ini, mahasiswa diharapkan mampu mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan praktik hukum positif secara proporsional dan kontekstual.
Dengan terlaksananya program magang ini, FAI UMM berharap mahasiswa peserta magang dapat membawa pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh sebagai bekal berharga dalam menyelesaikan studi serta memasuki dunia kerja. Program ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Fakultas Agama Islam UMM dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.