Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), Fakultas Agama Islam (FAI), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Salah satu mahasiswinya, Balqies Al Mulkiyah (angkatan 2023), berhasil meraih medali emas dalam ajang Paku Bumi Championship 2026 pada kategori Seni Ganda Putri. Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Balqies berpasangan dengan Rosyidatul Hasanah dari Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) UMM.

Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Prodi HKI UMM, karena menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu berprestasi di bidang non-akademik, khususnya olahraga pencak silat. Kejuaraan nasional tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia dengan kemampuan terbaik di bidangnya, sehingga persaingan berlangsung sangat ketat.

Balqies mengungkapkan bahwa keberhasilan ini diraih melalui proses panjang dan penuh kedisiplinan. Ia bersama pasangannya menjalani latihan rutin setiap hari, baik pada sore maupun malam hari. Latihan dilakukan secara bergantian di sport center (SC) dan lapangan terbuka, dengan rangkaian kegiatan yang terstruktur mulai dari pemanasan, latihan kelincahan, peningkatan daya tahan fisik, hingga pemantapan teknik dan kekompakan gerakan seni.

Sebagai mahasiswa HKI, Balqies tetap menempatkan perkuliahan sebagai prioritas utama. Ia menegaskan bahwa setiap kali akan berlatih, tugas-tugas kuliah diselesaikan terlebih dahulu agar dapat fokus penuh saat latihan. Menurutnya, kemampuan manajemen waktu menjadi kunci penting dalam menjaga keseimbangan antara tanggung jawab akademik dan komitmen di bidang olahraga.

“Bagi saya, kuliah tetap yang utama. Tapi saya juga punya tanggung jawab dalam latihan dan kejuaraan. Jadi harus bisa membagi waktu dengan baik,” ujarnya.

Perjalanan menuju medali emas tentu tidak lepas dari berbagai tantangan. Rasa lelah setelah menjalani perkuliahan, tekanan tenggat tugas, serta rasa malas yang sesekali muncul menjadi ujian tersendiri. Balqies mengakui bahwa membagi waktu antara akademik dan latihan bukan hal yang mudah. Namun, dukungan dari pelatih, rekan-rekan satu tim, serta motivasi dari orang tua menjadi penguat semangatnya untuk terus konsisten.

Ajang Paku Bumi Championship 2026 juga menjadi pengalaman berharga bagi Balqies. Ia menyebutkan bahwa ini merupakan kali pertama dirinya mengikuti kejuaraan tingkat nasional sejak menjadi mahasiswa UMM. Sebelumnya, ia lebih banyak mengikuti kompetisi tingkat sekolah dan regional. Rasa gugup dan khawatir sempat dirasakan ketika melihat banyaknya peserta dengan kemampuan luar biasa. Namun, hal tersebut justru menjadi motivasi untuk tampil maksimal.

“Melihat banyak atlet hebat membuat saya sadar bahwa saya harus terus belajar dan berlatih lebih keras lagi,” ungkapnya.

Prestasi ini sekaligus menambah daftar capaian Balqies di dunia pencak silat. Semasa SMA, ia pernah meraih Juara 2 kategori tanding tingkat nasional IPSI di Polinema Malang serta Juara 3 kategori seni solo kreatif antar sekolah. Kini, medali emas kategori Seni Ganda Putri menjadi pencapaian penting dalam perjalanan prestasinya sebagai mahasiswa HKI UMM.

Ketua Program Studi HKI UMM menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Prestasi ini dinilai sebagai representasi nyata dari semangat mahasiswa HKI yang tidak hanya berfokus pada penguasaan ilmu hukum keluarga Islam, tetapi juga aktif mengembangkan potensi diri di berbagai bidang. Prodi HKI UMM senantiasa mendukung mahasiswa untuk berprestasi melalui pembinaan akademik yang berkualitas dan lingkungan yang suportif.

Ke depan, Balqies berharap prestasi ini menjadi langkah awal untuk pencapaian-pencapaian berikutnya. Ia berkomitmen untuk terus berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi selama masa perkuliahan. Lebih dari itu, ia ingin keberhasilannya dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa HKI dan seluruh civitas akademika UMM agar tidak ragu mengembangkan potensi diri.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa HKI UMM mampu menunjukkan kualitas unggul secara holistik. Dengan disiplin, manajemen waktu yang baik, serta tekad kuat, mahasiswa dapat meraih keberhasilan di bidang akademik sekaligus non-akademik. Prodi HKI UMM pun semakin menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang berintegritas, berprestasi, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.(NM)