Malang – Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan kegiatan Rapat Tinjauan Manajemen (RTM) pada 2 Februari 2026 yang bertempat di Lembah Metro. Kegiatan ini merupakan agenda rutin akademik yang bertujuan untuk mengevaluasi dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan, khususnya pada aspek pelaksanaan praktikum sebagai bagian integral dari proses pembelajaran mahasiswa.

Dalam forum RTM tersebut, pelaksanaan praktikum menjadi salah satu fokus utama pembahasan. Berdasarkan hasil evaluasi dan respons mahasiswa, praktikum secara umum dinilai telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap pemahaman materi perkuliahan. Praktikum dianggap mampu menjembatani antara teori hukum keluarga Islam yang dipelajari di kelas dengan praktik penerapannya dalam konteks akademik dan profesional.

Meskipun demikian, RTM Prodi HKI UMM juga mencatat sejumlah temuan yang perlu mendapat perhatian serius. Salah satunya adalah adanya kecenderungan sebagian mahasiswa yang belum sepenuhnya menunjukkan keseriusan dalam mengikuti praktikum. Orientasi pembelajaran masih didominasi pada pencapaian hasil akhir secara cepat, tanpa disertai penghayatan terhadap proses pembelajaran praktikum yang seharusnya menjadi sarana penguatan keterampilan analitis, kritis, dan aplikatif.

Kondisi tersebut mendorong perlunya identifikasi lebih lanjut terhadap faktor-faktor yang memengaruhi rendahnya kesadaran mahasiswa dalam menginternalisasi materi praktikum. Melalui RTM ini, Prodi HKI UMM menekankan pentingnya perumusan solusi yang tepat guna meningkatkan kualitas keterlibatan mahasiswa, sehingga praktikum tidak hanya dipandang sebagai kewajiban akademik, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang bermakna dan berorientasi pada pengembangan kompetensi.

Selain aspek partisipasi mahasiswa, RTM juga menyoroti ketersediaan fasilitas pembelajaran praktikum. Mahasiswa menilai bahwa sarana dan prasarana yang ada saat ini masih belum sepenuhnya menunjang pelaksanaan praktikum secara optimal. Keterbatasan fasilitas dinilai dapat menghambat efektivitas pembelajaran serta membatasi ruang eksplorasi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan praktis yang relevan dengan bidang hukum keluarga Islam.

Sejalan dengan hal tersebut, mahasiswa berharap adanya peningkatan fasilitas pendukung praktikum, baik dari segi kelengkapan media pembelajaran, sarana penunjang, maupun lingkungan belajar yang kondusif. Selain peningkatan fasilitas, mahasiswa juga mendorong penerapan metode pembelajaran praktikum yang lebih variatif dan inovatif, agar kegiatan praktikum dapat berlangsung lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan akademik serta perkembangan praktik hukum di masyarakat.

RTM Prodi HKI UMM juga membahas pentingnya evaluasi terhadap pemahaman mahasiswa mengenai sistem penilaian praktikum. Mahasiswa menilai bahwa kejelasan dan transparansi dalam mekanisme penilaian perlu terus ditingkatkan agar proses pembelajaran berjalan secara objektif dan akuntabel. Pemahaman yang baik terhadap sistem penilaian diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam mengukur capaian pembelajaran serta meningkatkan motivasi belajar.

Selain itu, kualitas komunikasi antara mahasiswa dan dosen pengampu praktikum turut menjadi perhatian dalam forum RTM ini. Komunikasi yang efektif dan terbuka dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif. Melalui komunikasi yang baik, mahasiswa dapat lebih mudah menyampaikan kendala yang dihadapi selama praktikum, sementara dosen dapat memberikan arahan, pendampingan, serta umpan balik yang konstruktif.

Melalui pelaksanaan RTM ini, Prodi HKI UMM menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan dalam pelaksanaan praktikum. Seluruh masukan dan rekomendasi yang dihasilkan dari forum RTM akan dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan akademik ke depan.

RTM Prodi HKI UMM diharapkan mampu menjadi langkah strategis dalam mewujudkan proses pembelajaran yang berkualitas, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi mahasiswa secara menyeluruh, sejalan dengan visi dan misi Universitas Muhammadiyah Malang.