
Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan Workshop Peningkatan Soft Skill dan Literasi Digital sebagai upaya penguatan dan pengembangan pembelajaran berbasis Outcome Based Education (OBE). Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dosen Prodi HKI UMM dan menjadi bagian dari komitmen prodi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Workshop ini dilaksanakan sebagai respons atas tuntutan dunia pendidikan tinggi yang semakin menekankan capaian pembelajaran lulusan (learning outcomes) yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. Melalui pendekatan OBE, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga pada pengembangan kompetensi mahasiswa secara holistik, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap.
Dalam sambutannya, pimpinan Prodi HKI UMM menyampaikan bahwa peningkatan soft skill dan literasi digital menjadi aspek penting dalam implementasi OBE. Dosen dituntut untuk tidak hanya menguasai substansi keilmuan, tetapi juga mampu merancang pembelajaran yang mendorong mahasiswa berpikir kritis, komunikatif, kolaboratif, serta melek teknologi. Oleh karena itu, workshop ini diharapkan dapat menjadi ruang refleksi dan penguatan kapasitas dosen dalam merespons tantangan tersebut.
Materi workshop difokuskan pada penguatan soft skill dosen, seperti kemampuan komunikasi efektif, kepemimpinan akademik, manajemen kelas, serta strategi pembelajaran partisipatif. Selain itu, literasi digital juga menjadi perhatian utama, mencakup pemanfaatan teknologi digital dalam perencanaan pembelajaran, penggunaan learning management system, pengembangan media pembelajaran interaktif, serta optimalisasi platform digital untuk evaluasi pembelajaran berbasis OBE.
Para dosen Prodi HKI UMM mengikuti kegiatan workshop dengan antusias. Diskusi interaktif dan sesi berbagi pengalaman menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Para peserta saling bertukar gagasan mengenai praktik pembelajaran yang telah diterapkan, tantangan yang dihadapi, serta inovasi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan ketercapaian learning outcomes mahasiswa.
Workshop ini juga menekankan pentingnya integrasi soft skill mahasiswa dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Dosen didorong untuk merancang metode pembelajaran dan penilaian yang mampu mengukur capaian soft skill, seperti kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kerja sama tim, dan etika profesional, yang selaras dengan profil lulusan Prodi HKI UMM.
Selain itu, penguatan literasi digital dipandang sebagai langkah strategis untuk menjawab dinamika pembelajaran di era digital. Pemanfaatan teknologi tidak hanya sebagai alat bantu, tetapi sebagai bagian integral dari proses pembelajaran OBE yang efektif dan berkelanjutan. Dengan literasi digital yang baik, dosen diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih inovatif, kontekstual, dan menarik bagi mahasiswa.
Melalui workshop ini, Prodi HKI UMM menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pembelajaran secara berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi prodi dalam mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta memastikan lulusan HKI UMM memiliki kompetensi akademik dan profesional yang unggul.
Ke depan, Prodi HKI UMM berencana untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa sebagai bagian dari pengembangan kapasitas dosen. Dengan penguatan soft skill dan literasi digital, implementasi pembelajaran berbasis OBE diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas lulusan Prodi Hukum Keluarga Islam Universitas Muhammadiyah Malang.